Segar dalam ingatan saya ketika berguru pada seorang sahabat mengenai Biz, setelah sharing mengenai bisnis dan segala sesuatu didalamnya, terlontar pertanyaan sederhana namun menggelitik, yaitu apa tolak ukur keberhasilan kita dalam berbisnis. dengan panjang lebar saya menyampaikan bahwa usaha harus maju dibanding tahun lalu, atau jumlah aset maupun omzet harus lebih besar dari yang sudah-sudah, dan lain sebagainya. Namun sahabat saya tidak berpendapat demikian, sahabat saya menyampaikan buat apa bisnis semakin besar, namun dengan besarnya bisnis membuat kita semakin repot dan tidak punya waktu, bahkan telp harus dinyalakan 24 jam sebagai service kepada pelanggan. itu kuno, trus saya bertanya, lah kalo begitu apa tolok ukur dari keberhasilan bisnis. Jawabnya enteng yaitu "Bisnis Jalan, Yang Punya Jalan-Jalan" Sepele kelihatannya, namun setelah saya renungkan ternyata asik juga mejadi pengusaha, dimana usahanya jalan, sedang yang punya juga "jalan-jalan". mun...